“Larangan Mudik Jangan Pilih Kasih”

Medan, Nasional403 Dilihat

Gardamedannews.com –MEDAN.Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1442 H arus mudik mulai rame namun arahan pemerintah terkait larangan mudik banyak menuai konflik pasalnya banyak masyarakat yang mengatakan “kenapa pas hari raya Idul Fitri dilarang mudik begitu banyak perayaan kemaren” begitu kata sebagian masyarakat mayoritas Indonesia yang beragama Islam.

 

Aturan ini tertuang dalam Surat Edaran Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Nomor 13 Tahun 2021 tentang Peniadaan Mudik pada Bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri Tahun 1442 Hijriah selama 6 – 17 Mei 2021.

 

Sebelumnya, pemerintah menerbitkan addendum yang mengatur mengenai penambahan aturan perjalanan sebelum dan sesudah Lebaran. Meski tujuan pemerintah  baik dalam mengantisipasi perluasan penyebaran Virus Covid19 namun hal ini banyak  menuai keritik dari beberapa pihak di sebabkan adanya ketidak merataan dalam menerapkan aturan.

 

  1. Nasution sebagi Tokoh muda Kota Medan memandang bahwa aturan yang di terapkan ini jelas tak mengenai sasaran utama, jika balik kepada sejarah muculnya Virus yang menakutkan ini jelas ini bukan penyakit yang di lahirkan dari dalam negeri kita justru ini penyakit yang di bawa dari luar negeri kita sendri.

 

Harusnya larangan yang paling utama adalah memberi larangan keras kepada pendatang asing yang masuk ke indonesia  baik dari negara mana pun,  itu yang menurut saya  lebih mengena degan tujuan pemerintah dalam pencegahan virus ini.

 

Kita sudah belajar setahun belakangan ini tentang bagaimana menyikapi pemsalahan virus ini, selain aturan 3 M di tambah pelayanan Tes Antigen dan Swab saya rasa itu bisa di jadikan solusi bagi masyarakat yang ingin melakukan mudik, ujar Bg FR Nasution pada wartawan. (4/5)

 

Selanjutnya FR. Nasution juga menyampaikan terkait  aturan larangan mudik ini jelas akan membuat banyak profesi terancam gulung tikar seperti Bus yang layaknya bisa beroprasi mencari nafkah  degan adanya aturan ini jelas mereka akan membanting stir mencari solusi di masa serba susah ini.

 

Di akhir wawancara nya FR Nasution berharap kepada pemerintah bisa memberi solusi terbaik menyikapi aturan ini,  saya khawatir bila pemerintah tidak jelih dalam penerapan hal ini maka hal ini akan menjadi bomerang kepada pemerintah itu sendri yang di anggap tebang pilih dalam melakukan aturan yang seprti ini, tutup FR. Nasution saat di wawancarai wartawan. Nan