Serang Masjidil Aqsa, Israel Terkutuk dan Biadab

Gardamedannews.com-JAKARTA. Tindakan pasukan Israel  sudah keterlaluan. Jumat (75) mereka menyerang umat Islam yang sedang sholat tarawih di Mesjidil Aqsa. Akibatnya, sekitar 200 warga Palestina mengalami luka-luka. Aksi ini pun mengundang kemarahan ummat Islam sedunia, karena Masjidil Aqsa adalah tempat suci ummat Islam.

 

Pemerintah Indonesia juga secara resmi telah melakukan protes atas tindakan biadab itu. Disusul Majelis Ulama Indonesia (MUI), Wakil Ketua MPR, dan Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Timur. Bahkan, Ketua PWNU Jawa Timur, Marzuki Mustamar, meminta kepada seluruh pesantren di Jawa Timur dan umat Islam Indonesia untuk membaca qunut nazilah dan hizib Nashr.

 

“ Mari kita sama-sama mengutuk Israel dan melakukan gerak batin dengan membaca qunut nazilah dan hizib, agar Palestina mendapat pertolongan Allah, “ kata Marzuki, Minggu (9/5) melalui keterangan tertulisnya.

 

Aksi penyerangan dilakukan aparat Israel pada Jumat saat muslim Palestina sedang melaksanakan salat Isya sekaligus tarawih di Masjid Al Aqsa, dikutip dari Aljazeera pada Sabtu, 8 Mei 2021. Lebih dari 200 Muslim Palestina dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut.

 

Israel menembakkan peluru logam berlapis karet dan granat setrum ke arah warga Palestina di Al-Aqsa. Setidaknya 205 warga Palestina dan 17 petugas terluka dalam bentrokan malam hari di Al Aqsa.

Kebrutalan aparat Israel salah satunya disampaikan akun Instagram daarul_quran dengan hastag #prayForPalestina yang diunggah pada Sabtu, 8 Mei 2021. Akun resmi tersebut juga membubuhi 10 foto saat peristiwa terjadi.

 

“Bentrokan terjadi sejak Kamis (6/5) dini hari di perumahan Sheikh Jarrah, Yerusalem Timur, di mana sejumlah keluarga Palestina terancam digusur usai pengadilan memutuskan tanah yang mereka tempati diklaim milik para pemukim Yahudi,” tulis akun tersebut..

 

Puluhan ribu warga Palestina yang memprotes kejadian tersebut berkumpul di perbukitan di sekitar Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan Salat Jumat berjemaah. Mereka juga melakukan aksi protes terhadap tindakan yang terus dilakukan oleh tentara Israel.

 

Saat berbuka puasa tiba, jemaah muslim Al Aqsa sedang memanfaatkan Jumat terakhir di bulan Ramadhan 1442 H ini lagi-lagi harus terlibat bentrok. Hal ini lantaran tentara Israel membombardir mereka dengan tembakan, granat setrum dan bom gas.“Suasana pun berubah menjadi sangat mencekam. Masjid dipenuhi dengan suara tembakan dan teriakan dari jamaah muslim. Mereka berlarian agar dapat menghindari tembakan. Akibat aksi pembubaran yang dilakukan tentara Israel, sebanyak 178 jemaah muslim Palestina menjadi korban dalam peristiwa tersebut,” tambahnya. Iva