PKS Pecat Mara Jaksa Harahap Gara-gara Masalah Moral

Gardamedannews.com-MEDAN- Anggota DPRD Sumut dari Partai Keaadilan Sejahtera (PKS), Mara Jaksa Harahap, diberhentikan dari keanggotaan PKS. Alasannya, melanggar moral. Tapi, Mara Jaksa menggugat ke Pengadilan Negeri Medan, dan menang. Kini, PKS masih kasasi ke Mahkamah Agung.

 

Majelis Tahkim (Mahkamah Partai) melalui putusan No 8/PUT/MT-PKS/2020 disebutkan, bahwa Mara Jaksa Harahap diberhentikan sebagai kader setelah adanya rekomendasi dari Badan Penegak Disiplin Organisasi (BPDO) sejak 27 September 2019 lalu.

 

Surat Keputusan untuk memberhentikan Mara Jaksa Harahap dari PKS telah tertuang pada putusan Majelis Tahkim 16 September 2020. “Benar. Mungkin secara internal sudah kami lakukan proses hukumnya sejak 2019. Jadi di 2020 keluar keputusan dari Majelis Tahkim,” kata Kepala Bidang Humas PKS Sumut Syaiful Ramadhan, Senin (17/5).

 

Syaiful mengatakan, keputusan pemberhentian tersebut karena adanya laporan masyarakat kepada PKS terkait dengan masalah moral, etika dan pelanggaran ad/art. Hal ini, kata dia, sesuai dengan pertimbangan hukum majelis hakim pengadilan negeri medan dalam putusan nomor 787/Pdt.Sus.Parpol/2020/PN Mdn, pada halaman 51 alinea ketiga.

 

Setelah diberhentikan sebagai kader, PKS juga akan melakukan pergantian antar waktu (PAW) Mara Jaksa Harahap dari anggota DPRD Sumut periode 2019-2024.

“Sudah diputuskan bahwasannya beliau bersalah,” sebutnya.

 

Masalah moral yang dilanggar oleh Mara Jaksa Harahap, Syaiful mengaku belum bisa diungkap ke publik, lantaran PKS masih melakukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA).Terlebih Mara Jaksa yang memperkarakan tentang pemberhentian sebagai kader PKS dan PAW, dinyatakan menang oleh Pengadilan Negeri (PN) Medan.”Karena beliau gugat ke pengadilan dan dimenangkan. Saat ini PKS Kasasi ke MA. Masih berproses. Kalau putusan sudah ada kita akan sampaikan,” ujar Syaiful. Tri