PDIP: Walikota Medan Blunder dan Tergopoh-gopoh

Gardamedannews.com- MEDAN- 100 hari kepemimpinan Walikota Medan, Bobby Nasution, banyak dkritik. Salah satunya dari partai pengusung Bobby pada Pilkada lalu, PDIP. PDIP menilai, pembukaan Kesawan City Walk adalah langkah blunder di lapangan dan terkesan tergopoh-gopoh.

Penilaian itu diungkapkan Wakil Ketua Partai Denokrasi Indoseia Perjuangan (PDIP) Sumatera Utara, Aswan Jaya pada kegiatan focus group discussion (FGD) dengan tema 100 Hari Bobby-Aulia, Bagaimana? yang diinisiasi oleh DPD KNPI Sumut di Roman Kopi, Sabtu (5/6/) malam.
“Penbukaan Kesawan City Walk itu langkah blunder, buktinya itu ditutup padahal baru saja dibuka,” ujar Wakil Ketua DPD PDIP Sumut, Aswan Jaya .

Dia bahkan menyebut ada ketidaksiapan dari Pemko Medan dalam menjalankan Kesawan City Walk yang akhirnya disorot banyak pihak karena dianggap melanggar protokol kesehatan (prokes) akibat kerumunan massa.

Langkah blunder tersebut karena Bobby Nasution masih muda dan terkesan tergopoh-gopoh. “Wajar itu karena beliau muda, tergopoh-gopoh, karena itu janji politik beliau,” tuturnya.
Di Medan, kata dia, ada budaya guyub atau berkumpul. Sehingga, ketika ada sebuah kegiatan maka akan banyak dihadiri oleh orang, dan yang menjadi cacatan adalah pelanggaran prokes.

Karena itu dia mengingatkan Bobby bahwa saat ini dirinya diwarisi birokrat lama. Di mana, tidak jarang birokrat tersebut hanya bisa mencari muka bukan bekerja. “Beliau (Bobby) harus bijaksana dalam memilih jajarannya,” pesan Aswan.

Tugas partai politik pengusung selesai ketika Bobby Nasution dan Aulia Rachman dilantik menjadi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan.Setelahnya partai politik di parlemen kembali ke fungsi awal yakni pengawasan. “Tidak semua harus dibenarkan, dan juga tidak semua dipersalahkan,” urainya. Bun