Sungguh Biadab! Mahasiswa Ini Cabuli Bayi Usai Nonton Fim Porno

Hukum, Kriminal, Nasional372 Dilihat

Gardamedannews.com- KUPANG- Sungguh biadab! Inilah kata-kata yang pas untuk NJM (18). Mahasiswa asal Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, tega mencabuli bayi, BRH, yang masih berumur satu tahun, setelah ia menonton film porno.

Dugaan pelecehan seksual itu, terjadi di Kelurahan Tarus, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang, pada Jumat (19/2), sekitar pukul 19.00 Wita. Pada Jumat (11/6), saat reka ulang atau rekontruksi kejadian, terkuak bagaimana tersangka melakukan aksi kejinya kepada bayi yang masih berumur 1 tahun itu.

Selama satu jam ini, tersangka dan para saksi melakonkan 14 adegan. Dengan tenang, tersangka melakonkan semua adegan demi adegan dalam rekontruksi. Rangkaian rekonstruksi dikawal anggota Polsek Kupang Tengah dan dipandu Kanit Reskrim Polsek Kupang Tengah Bripka Pance Sopacua.

“ Agar keterangan dan peran tersangka dan penjelasan para saksi terkait perkara tindak pidana ini menjadi terang benderang,” ungkap Kapolsek Kupang Tengah, Ipda Elpidus, Sabtu (12/6).
Selain rekontruksi, dua alat bukti menguatkan bahwa tersangka memenuhi unsur pasal tindak pidana percabulan terhadap anak.Mahasiswa ini mengaku nekat mencabuli korban karena hobi menonton video porno. Apalagi, saat ia menggendong korban, pelaku itu sedang menonton film porno.

Pencabulan kepada bayi 1 tahun itu terungkap, ketika pelaku sedang membuka baju korban.Ibu korban yang melihatnya pun langsung syok dan membuat laporan ke polisi. Seketika, terduga pelaku pun pasrah saat digelandang ke kantor polisi. Sungguh biadab.

Kronologi Kejadian

Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto Kabidhumas Polda NTT menjelaskan, kejadian itu bermula ketika pelaku diminta menjaga korban. Pelaku memang tinggal serumah dengan korban dan orang tuanya. Saat ibu korban sibuk memasak di dapur, pelaku menggendong korban sembari menonton film porno di ponselnya.

Syahwatnya pun muncul, sehingga pelaku menggendong bocah yang baru belajar jalan itu ke dalam kamar tidur. Di dalam kamar tidur, pelaku membuka baju korban lalu mencabulinya. “Di sana pelaku melakukan hal tidak senonoh,” ungkap Krisna, Sang ibu yang mencari korban kaget melihat pelaku melecehkan anaknya di kamar. Ibu korban, MLA (22) yang mengetahui hal itu dan langsung menelpon suaminya.

Mahasiswa yang sungguh biadab itusempat berlutut meminta maaf, namun sang ibu dan keluarga sudah terlanjur marah. Ayah korban YAH (26) lalu melaporkannya ke Polsek Kupang Tengah, Polres Kupang dengan laporan polisi nomor LP/B/14/II / 2021/Sek Kupang Tengah.

Mmenerima laporan, polisi menangkap pelaku. “Saat ini pelaku telah diamankan oleh Polsek Kupang Tengah untuk proses hukum lebih lanjut,” ujar dia. Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan Pasal 82 Ayat 1 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Ancaman hukuman untuk pelaku ini adalah minimal 15 tahun penjara. Tbn