Sinaga Perot Cekik dan Bunuh Pacarnya yang Lagi Hamil

Hukum, Kriminal, Sumut411 Dilihat

Gardamedannews.com- LABURA-Jamiluddin Sinaga alias Sinaga Perot (51) tega membunuh pacarnya sendiri, Natalina Br Sitorus (49), gara-gara sang pacar mengajaknya menikah karena sudah hamil akibat perbuatan Sinaga Perot.

Kejadian itu berawal ketika ditemukannya mayat wanita bernama Natalina Br Sitorus (49) di pinggiran Aliran Sungai Aek Natas Dusun Pardomuan, Desa Ujung Padang, Kecamatan Aek Natas, Labuhanbatu Utara. Korban yang merupakan warga Pekan Negeri Lama, Kelurahan Negeri lama, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu ditemukan tewas oleh warga pada Kamis (5/8) pagi.

Kasat Reskrim Polres Labuhan Batu AKP Parikesit menegaskan pihaknya telah mengamankan pelaku pembunuhan Jamiluddin Sinaga alias Sinaga Perot (51) pada hari yang sama sekitar pukul 20.00 WIB. “Tim Tekab Sat Reskrim Polres Labuhanbatu telah Mengamankan 1 orang pelaku tindak pidana pembunuhan yang terjadi di wilayah hukum Polres Labuhanbatu,”. Pelaku merupakan warga Dusun 3 Sri Tukang Desa Sri Tawar, Kecamatan Panai Hilir, Kabupaten Labuhanbatu.

Saat mengetahui penemuan mayat, langsung saja personil Polres Labuhanbatu berangkat menuju TKP. “Sesampainya di TKP berdasarkan keterangan para pada pukul 06.00 WIB pada saat hendak ke Sungai, ada melihat sesosok perempuan di pinggir aliran sungai,” jelasnya.

Petugas membawa mayat tersebut ke RSUD Rantauprapat untuk diautopsi. “Ternyata hasil dari autopsi menyebutkan korban meninggal dunia akibat dua luka patah cincin tenggorokan bagian leher depan yang mengakibatkan sumbatan saluran nafas sehingga meninggal dunia,” bebernya.

Tim Tekab Polres Labuhan Batu melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan keberadaan seorang laki-laki yang diduga pelaku pembunuhan terhadap Natalina Br. Sitorus. “Pelaku Sinaga Perot telah bersiap untuk melarikan diri dan ditemukan keberadaannya di Jalan Lintas Sumatera Desa Perbaungan Kelurahan Perbaungan, Labuhanbatu. Tepatnya di warung Kasogli sedang menunggu bus dan hendak menuju Kabupaten Duri Provinsi Riau,” katanya.

Tim Tekab melakukan pengembangan untuk mencari barang bukti. Namun saat pencarian pelaku melawan dan melukai petugas. Yang kemudian petugas memberikan tembakan tegas terukur ke arah kedua kaki pelaku. “Selanjutnya tim membawa pelaku ke RSUD Rantau Prapat untuk mendapat tindakan medis, kemudian Tim membawa pelaku ke Polres Labuhanbatu untuk dimintai keterangannya,” bebernya.

Motif dari tersangka Sinaga Perot telah melakukan pembunuhan terhadap korban dikarenakan tidak terima dengan ucapan korban yang meminta tersangka bertanggung jawab menikahi korban karena tersangka telah menghamili korban. Pelaku diketahui melakukan aksi pembunuan saat bepergian berdua mengendarai mobil avanza hitam BK 1555 ML.

“Di Desa Ujung Padang Kecamatan Aek Natas, Labura. Pelaku turun dari mobil dan pindah ke bangku tengah tepatnya di belakang korban. Setelah itu pelaku memiting leher korban dengan tangan kanan pelaku dan pelaku melihat korban kesakitan,” jelasnya.

Pelaku merasa tidak puas dan melilitkan tali tas milik pelaku ke leher korban dan menarik-nariknya selama 15 menit ke arah belakang sehingga korban meninggal dunia. “Setelah itu pelaku menarik korban dari bangku mobil dan menggulingkan korban ke Sungai Aek Natas. Lalu pelaku pergi menuju pulang arah ke Negeri Lama,” pungkasnya.Bun