Biadab! Bobol Kotak Amal Masjid untuk Biayai Wanita Penghibur

Hukum, Kriminal, Ragam, Style393 Dilihat

Gardamedannews.com- LAMONGAN- RH (30) warga desa Kertosari, Pemalang, ini memang benar-benar biadab.Ia nekat membobol kotak amal di beberapa Masjid, dan hasilnya digunakan untuk membiayai wanita penghibur serta bayar sewa kamar hotel. Untunglah, seorang jamaah Masjid memergoki aksinya, lalu dia diserahkan ke Polisi.

 Aksi  RH berakhir setelah seorang jamaah memergokinya tengah mencongkel kotak amal Musala Al-Falaq di Dusun Gagar Lor, Desa Sukobendo, Kecamatan Manup, Lamongan. Awalnya pelaku melaksanakan shalat Ashar di masjid tersebut. Kedatangan orang asing membuat sebagian jamaah curiga. Seorang jamaah bernama Pranoto (50) pun tak langsung meninggalkan masjid setelah shalat selesai. Pranoto saat itu bersembunyi.

Setelah solat RH kemudian membuka jok motor yang diparkirkannya di depan musala. Pelaku lalu mengeluarkan obeng. RH pun bergegas kembali ke masjid. Obeng yang diambilnya dipakai untuk melakukan aksi biadab mengcongkel kotak amal. Perbuatan pelaku dipergoki oleh Pranoto. Pranoto kemudian menghubungi polisi yang sedang patroli.

Di hadapan polisi, RH mengaku sudah lima kali mencuri. RH pernah menjebok kotak amal di musala belakang Plaza Lamongan, belakang dealer Kawasaki Lamongan, belakang Lapas dan belakang Terminal Lamongan. Aksi yang dilakukan di empat musala sebelumnya, lolos dari warga. RH menggunakan modus yan sama yakni pura-pura shalat.

” RH sudah empat kali beraksi di Lamongan dan yang kelima tertangkap basah saat membobol kotak amal di Musala Al-Falaq Sukobendu,” kata Kasubbag Humas Polres Lamongan, Iptu Estu Kwindardi kepada wartawan Jumat (6/8).

RH ternyata bekerja di sebuah konter. Kepada polisi, ia mengaku memiliki tuntutan hidup yang cukup tinggi. Pelaku ternyata kerap menggunakan jasa wanita penghibur. Hal itu membuatnya mencari uang tambahan. Pelaku juga kerap tidur di hotel. Diduga ia menggunakan uang tersebut untuk membiayai wanita penghibur dan membayar sewa kamar hotel.

” Dia tidak ngekost, tapi menginapnya di salah satu hotel di Gresik, ” kata Estu. Pihak kepolisian berhasil mengamankan satu unit sepeda motor Honda Beat, satu buah obeng, dan tas hitam berisi uang kotak amal sebesar Rp 1.336.400. Pelaku dijerat Pasal 362 KUHP.Tbn