Pelaksanaan Seleksi Dosen Tetap di UIN SU Bersih dan Sesuai SK Dirjen

Gardamedannews.com-MEDAN- Kekisruhan yang muncul tentang seleksi dosen tetap non PNS di Universitas Islam Negeri (UIN) Sumatera Utara, terjawab sudah. Pemberitaan miring yang selama ini beredar di media sosial, ternyata sepihak. “ Tak ada kecurangan yang dilakukan panitia seleksi. Semua tahapan seleksi berjalan sesuai dengan aturan “ kata Kabag Humas UIN Sumut, Yuni Salma, pada wartawan, Sabtu (4/12) di Medan.

Seleksi calon dosen tetap non PNS di UIN Sumut, kata Yuni Salma, berdasarkan Surat Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor: B-3789/DJ.I/Dt.I.III/KP.00.3/10/2021, tanggal 27 Oktober Tahun 2021 tentang Pengusulan NIDN dan Pengadaan Dosen Tetap Non-PNS pada Badan Layanan Umum (BLU) UIN Sumatera Utara Medan. Dalam surat tersebut diisyaratkan  keseluruhan proses harus selesai paling lambat tanggal 20 November 2021,

Setelah itu, lalu Rektor UIN Sumut Prof.Dr. Syahrin Harahap, MA melakukan identifikasi kebutuhan dosen oleh Fakultas dan Pascasarjana pada 1 sampai 10 Nopember 2021. Pada 12 Nopember, Rektor menetapkan formasi kebutuhan dosen tetap non PNS Badan Layanan Umum (BLU) UIN Sumut. Dan, pada hari itu juga Rektor mengan gkat dan menetapkan panitia seleksi yang diketuai Dr. Hasnah Nasution, MA, yang juga Wakil Rektor II UIN Sumut.

Esoknya, 13 Nopember 2021, panitia mengadakan rapat kordinasi dengan pimpinan Biro Psikologi Universitas Medan Area (UMA), yang kemudian disusul dengan permohonan resmi kerjasama antara UIN Sumut dan UMA pada 15 Nopember 2021. Kerjasama yang dimaksud adalah Biro Psikologi UMA sebagai pihak ketiga independen dalam melaksanakan seleksi dosen.

Kemudian, panitia seleksi mempublikasikan pengumuman penerimaan calon dosen tetap Non PNS UIN Sumut melalui link https://blu.uinsu.ac.id/. Sedangkan pendaftarannya melalui Goggle form pada 15-17 Nopember 2021 pukul 14.00 Wib. Pada 17 Nopember  pukul 23.00 Wib, panitia menetapkan hasil verifikasi berkas dengan metode verifikasi cepat (manual scan verification). Lalu, pada 18 Nopember 2021 dilaksanakan dan ditetapkan hasil Test Kompetensi Dasar (TKD) psikotest melalui zoom meeting. Esoknya, 19 Nopember 2021 pukul 12.45 Wib dipubliokasikan hasil tes tersebut.

Tahapan selanjutnya, pada 19 Nopember pukul 23.40 Wib ditetapkan hasil akhir akumulasi penilaian Tes Kemampuan Dasar (TKD) dan Tes Kemampuan Bidang (TKB) yang dikemudian dipublikasikan pada 20 Nopember 2021 pukul 16.00 Wib. Pemberkasan ulang berbasis pengusulan Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) bagi peserta yang lulus pada 20-22 Nopember 2021.

“ Pelaksanaan tes dan penetapan hasil akhir TKD dan TKB, seluruhnbya dilakukan oleh Tim Kerja Biro Psikolgi Universitas Medan Area, “ kata Yuni Salma.

Dalam pelaksanaan seleksi ini, panitia juga menghadapi beberapa problema, antara lain, rumit menetapkan formasi berbasis kebutuhan program study dan kesiapan anggaran BLU UIN Sumatera Utara. Kemudian, keterbatasan waktu pelaksanaan seleksi. Ditambah lagi, saat itu UIN Sumut sedang mempersiapkan acara wisuda dan dies natalis. Lalu, panitia juga kesulitan mencari mitra independen penyelenggara TKD dan TKB karena waktu yang sangat mepet.

“ Apalagi ini adalah pengalaman pertama UIN Sumut bermitra dengan pihak ketiga dalam seleksi calon dosen. Ini juga  dimaksudkan agar pelaksanaan seleksi benar-benar bersih dan tanpa kecurangan, “ tegas Yuni Salma.

Memang, secara umum pelaksanaan seleksi calon dosen tetap itu berjalan lancar dan sukses. Begitupun, pihaknya mengakui ada beberapa temuan teknis, namun bisa diselesaikan dengan cepat dan tidak mengganggu kelancaran dan kebersihan hasil tes. Milsanya, keterlambatan pihak UMA membagikan link zoom, yang seharusnya dibagikan pukul 07.00 Wib, tapi molor sampai pukul 10. 00 Wib. Ini disebabkan membludaknya peserta mencapai sekitar 1700 orang. Padahal, perkiraan sebelumnya hanya paling banyak 600 orang.

Temuan lainnya, adalah mati listrik, unstabiltas jaringan, serta kericuhan komunikasi peserta  Tes dengan operator IT, seperti yang diberitakan dalam beberapa media online. Untuk hal ini, panitia UIN Sumut sudah menyampaikan komplain ke Biro Psikologi UMA sekaligus meminta pihak UMA untuk memberikan dan klarifikasi kepada peserta ujian.

Seluruh tahapan seleksi berjalan dengan baik dan lancar dan sesuai dengan SK Dirjen Pendidikan Tinggi No.844 tahun 2016 tentang Tata Cara Penerimaan Dosen Tetap Bukan Pegawai Negeri Sipil pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri.  Tak ada satu pun poin-poin dalam SK tersebut yang dilanggar, termasuk soal akreditasi, dan lainnya Semua sesuai dengan petunjuk. “ “ Kita berharap semua pihak bisa menerima penjelasan ini, “ pungkas Yuni Salma. Tar